Jumat, 23 Januari 2015

Perbedaan Hantu Indonesia dengan Hantu Luar Negeri

Misteri Dunia Mistik -Ya,….timbul pertanyaan di benak saya kenapa  waktu kecil saya selalu takut jika nonton film horor tentang drakula. Akan tetapi tidak dengan film horor asia  seperti vampir cina, atau jin dari arab.

Akan tetapi pernahkah kita perhatikan,banyak  hantu-hantu dari luar negeri memiliki penampilan yang berbeda dengan hantu lokal made in Indonesia saat ini.

Drakula adalah  hantu dari Amerika.



Drakula  berpenampilan rapi, bagian rambutnya klimis pake minyak rambut Pomade, memakai jas panjang berkerah diberdirikan, mereka hidup di kastil yang mewah  dan berpendidikan tinggi ( di film Twillight bapak drakula berprofesi sebagai dokter, anaknya kuliah  dan mereka hidupnya makmur / sejahtera ).

Tidak diragukan lagi bahwa drakula adalah hantu paling ganteng diseluruh penjuru dunia. Lebih-lebih  cewek-cewek di Indonesia saat menonton film Twillight selalu teriak histeris, bukan karena takut akan tetapi karena pingin digigit lehernya-  layaknya histeris melihat Ariel NOACH.

" Arieel …......, i lope yu.! “

Atau anda coba perhatikan Vampir dari Cina.

Vampir  mengenakan pakaian bangsawan yang mewah, tinggal di peti mati yang mahal atau di keramik porselen yang bagus. Wajahnya putih bersinar bak paha JKT48, hahahahha……..
Lebih dari  itu mereka juga beradab, jika ditempel surat peringatan di dahi pun sudah patuh. Ini salah satu bukti mereka tidak buta huruf, kemudian terdidik  dan disiplin diri yang tinggi. Mungkin mereka waktu mudanya sekolah di STPDN, jadi kalo  ngeyel di hajar.



Selain itu ada juga Jin;  -  hantu dari Arab yakni  temannya Aladin dan Jun ( jadi ingat sinetron Jin dan Jun yang bintangnya Sahrul Gunawan)
Penampilannya jin ga kalah necis,dengan  menggunakan perhiasan anting dari emas, kemudian memakai sorban di kepalanya yang terdapat batu berlian  serta hidup di dudukan lampu yang juga terbuat dari emas pula.



Jika lampu digosok dan si Jin keluar , dan  akan mengabulkan permintaan, ini sebagai ucapan terimakasih karena sudah dikeluarkan dari lampu…………..(alamak..., enak bener...)
Sungguh jin ini hantu yang berada sekaligus dermawan. Pastilah  dulu di Arab punya kilang minyak yang untung besar., ga kayak Pertamina - udah monopoli minyak tapi ngakunya rugi..., heh  malah membangun salah satu gedung tertinggi di dunia…..

Sekarang coba perhatikan hantu yang berasal dari Indonesia yaitu  sebuah negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo, saking kayanya sampe melempar tongkat jadi tanaman.  ( ini klo ga kena kepala tetangga sebelah pasti benjol kepalanya ……)

Kuntilanak, hantu ini  sangat kasihan.



Hidupnya hanya bergelantungan di atas pohon, dengan memakai baju daster yang kumel (dia harus diberi deterjen Surf biar bersih untuk nyuci bajunya), rambutnya ga pernah dipotong-potong (boro-boro dipotong gan  disisir aja ga pernah - lebih jorok dari artis punk diperempatan jalan itu)

Saking ngenesnya kuntilanak  untuk menyambung hidup mereka harus bekerja sebagai PSK yang mangkal di Jembatan Ancol  atau jualan jamu gendong dari rumah ke rumah.
Untung  aja mereka ga kena garuk satpol PP. Tolong…..Jangan usir mereka Pak Ahok, pliisss  dweh...

Hantu yang lain yaitu  pocong, tidak kalah menyedihkan untuk hantu yang satu ini.
Bajunya cuma kain kafan kucel kecoklatan,dengan  muka kotor ga pernah facial, mbuka ikatan kaki aja ga bisa untuk jalan saja harus loncat-loncat. Bisa jadi mereka ga pernah ikut pramuka seri tali temali.Jadi  Kasihan. Harusnya Pocong harus ikut wajib belajar lima tahun untuk hidup lebih beradab lagi.



Kalo  yang paling ngenes menurut saya ya Tuyul.



Yang dia punya  cuma kolor  tanpa  celana dalem, itu pun ga pernah diganti-ganti. Saking joroknya….., kelak, pada saat tuyul beranjak dewasa kolornya udah berubah warna menjadi hijau (jadinya kolor ijo deh……………).
Okelah...

Kesimpulan :

Jikalau  kau ingin melihat standar kemakmuran suatu negara maka  lihatlah dulu hantunya